5 Miliarder Muda Indonesia Ini Pasti Bikin Kamu Termotivasi

Siapa yang nggak mau merdeka selagi muda? Walau perekenomian Tanah Air lagi nggak stabil, namun anak-anak muda di Indonesia ini berhasil menjadi miliarder di usia muda, yaitu di bawah 25 tahun. Yuk, kenalan lebih jauh dengan sosok inspiratif di bawah ini!

1. Benny Fajarai

Belasan nama pemuda Indonesia masuk dalam daftar ’30 Under 30 Asia’ yang dilansir Majalah Forbes pada awal tahun 2016 ini. Salah satunya adalah pemuda asal Pontianak bernama Benny Fajarai. Lulusan IT di universitas Bina Nusantara ini awalnya merintis kreavi.com, yaitu sebuah situs jejaring sosial untuk desainer Indonesia. Lalu ia mulai merambah ke bisnis di dunia kerajinan tangan Indonesia dan terbentuklah situs jual beli online Qlapa.com. Idenya yang dimulai dari pasar seni di Bali, kini situs buatannya sudah menghasilkan omzet yang cukup besar. Nggak hanya memikirkan keuntungan, namun Benny berharap bisa berkontribusi kepada pengrajin dan produk lokal agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat lokal maupun luar negeri.

2. Lambertus Darian

“Membangun jaringan yang luas dan komunitas yang positif harus dimiliki oleh pengusaha.” – Lambertus Darian

Semangat pemuda berusia 22 tahun ini bisa kamu tiru. Memulai bisnis menjadi sales perusahaan importir di umur 16 tahun, mendirikan komunitas pengusaha muda di Twitter, mencoba usaha di bidang kuliner, hingga memiliki produk pembersih kamar mandi dengan merk sendiri. Berkat kegigihannya, nggak heran kalau Darian sering diminta untuk berbagi ilmu dan diliput acara televisi hingga muncul di berbagai majalah bisnis.

3. Hamzah Izzulhaq

Untuk berhasil membuka 44 cabang bimbel tentu bukan hal yang mudah bagi Hamzah. Awalnya, sang pemilik bimbel menawarkan pemuda 23 tahun ini untuk mengambil alih bimbelnya. Bermodalkan pinjaman uang dari sang ayah, Hamzah memulai bisnisnya dengan serius. Hingga kini, ia sukses menghasilkan omzet ratusan juta per tahun. Wow! Nggak puas hanya berbisnis bimbel, kini Hamzah pun mulai merambah bisnis sofabed.

4. Adrianus Vito Sinaga

Pengusaha oleh-oleh khas Medan ini nggak pernah terpikir untuk memilik usaha sendiri. Awalnya dia hanya menawarkan jasa pembuatan website, namun sejak November 2011 lalu, dia justru termotivasi untuk memiliki website sendiri. Hanya dengan modal Rp 200.000, Vito pun memulai dengan membuat PunyaMedan.com dengan kaos kreatif sebagai produk andalannya. Promosi juga dilakukan secara online, via Facebook dan Twitter. Hingga kini, kaos buatannya menjadi oleh-oleh wajib bagi siapapun yang berkunjung ke Medan.

5. Nicholas Kurniawan

“It’s Always Seems Impossible Until It’s Done” – Nicholas Kurniawan

Usia muda nggak menyurutkan niat Nicholas untuk menjadi seorang eksporter ikan hias. Saat berusia 17 tahun, seorang teman memberikannya sepaket ikan Garra Rufa. Nicholas yang nggak tertarik memeliharanya malah berniat untuk menjualnya. Hanya dalam beberapa jam, ikan miliknya berhasil terjual dan banyak orang yang menawarnya. Berkat kegigihannya, kini Nicholas mampu menghasilkan omzet ratusan juta per bulan. Luar biasa!

Membaca kisah sukses pemuda di atas tentu benar-benar menginspirasi, ya. Ingin hidup seperti mereka? Well, untuk kamu yang belum berani memulai bisnis sendiri nggak perlu khawatir. Kamu bisa mulai dengan investasi reksadana, kok. Caranya gampang banget karena reksadana dapat dibeli langsung melalui bank yang menjadi agen penjual. Dana tersebut akan diatur oleh manajer investasi (MI) dan dapat diinvestasikan dalam bentuk saham, obligasi, instrumen pasar uang, atau kombinasi di antaranya. Nah, tunggu apalagi?

About admin

Check Also

5 Pengeluaran Yang Harus Kamu Siapkan Jelang Lebaran

Secara umum momen lebaran sejatinya dirayakan dengan bersilaturahmi serta bermaaf-maafan bersama sanak saudara dan kerabat …

5 Mitos Soal Investasi Yang Nggak Perlu Kamu Percayai

“Ah, investasi mah cuma buang-buang uang doang. Paling untungnya juga nggak seberapa.” Bagi kamu yang …

5 Langkah Menyiapkan Pernikahan Dalam Waktu 3 Bulan

Ingin menyelesaikan segala keperluan pernikahan dengan cepat, mudah, dan hemat? Tunggu dulu! Pernikahan bukan hal …